g-dragon

g-dragon

Join The Community

Premium WordPress Themes

Opini

Pengaruh KPOP Di Dunia




      Zaman sekarang ini Kpop atau Korean Pop telah mewabah ,tidak hanya di Asia melainkan di dunia. Siapa yang tak kenal deng PSY yang telah menggegerkan dunia dengan Gangnam Stylenya. Kpop diterima dengan baik di dunia , awalnya sangat sulit bagi Kpop untuk memasuki indutri musik Amerika namun segalanya terpatahkan denhan sukses PSY disana, Tidak hanya orang biasa, para selebriti seperti Britney Spears pun ikut ber Gangnam Style bersama PSY. 

     Selebriti tanah air pun tidak terlewatkan untuk ikut ber Gangnam Style, mereka menganggap bahwa Gangnam Style adalah gaya yang unik dan mudah untuk dipelajari. Serupa dengan pernyataan tersebut beberapa artis luar negeri seperti Nelly Furtado, bahkan Justin Bieber pun mengakui hal yang sama.

Feature


Wisata ke Bali

Pada awal bulan Desember yang lalu saya dan beberapa teman kampus yang tergabung dalam Gunadarma Bridge berangkat dari Jakarta menuju Bali, tempat dimana berlangsungnya Asean Bridge Championship Club. Kami memutuskan menggunakan pesawat udara agar waktunya lebih efisien. 

Setibanya kami di bandara kami dikejutkan dengan delaynya pesawat yang akan kami naiki. 5 jam mengalami delay membuat kami kelelahan. Pukul 02.30 WIB dinihari akhirnya pesawat udara kami take off dimana jadwal seharusnya ialah pukul 09.00 WIB. Kami akhirnya  mendarat di Denpasar, Bali pukul 05.00 WITA. Dari bandara kami langsung menuju hotel di daerah denpasar tempat kami menginap , kami akan berada di bali selama 10 hari ke depan. Siang harinya kami dikejutkan dengan berpindah hotel menuju daerah Kuta, yang tempatnya dekat dengan pusat keramaian karena dekat dengan pantai. Benar saja di kawasan Legian Street tersebut berjejet outlet-outlet mewah asal luar negeri dan juga discotique, bar, pub, restaurant dll. Sungguh Kuta adalah surganya para wisatawan. Selama 3 hari kami menginap disana. 3 hari waktu kami diisi dengan berkunjung ke tempat-tempat wisata di daerah bali mulai dari Pantai Kuta,Tanah Lot,Pantai doublesix, Pantai Dreamland, watersport di Tanjung Benoa dll. Setelah 3 hari menghabiskan waktu untuk berwisata esoknya kami bersiap-siap untuk kembali berpindah hotel di kawasan Sanur, Bali. Tempat digelarnya kompetisi bridge tingkat ASEAN. Selama 4 hari kami ikut berkompetisi dengan junior-junior bridge di kawasan ASEAN. Setelah kompetisi selesai kami kembali berpindah hotel di kawasan Kuta, dimana besok harinya kami harus bersiap-siap kembali ke Jakarta. 

Berita Peristiwa dan Fenomena


Pohon Tumbang

Hujan yang disertai angin kencang telah menumbangkan sebuah pohon besar pada Jum’at, 2 November 2012 di Jl. Leo, Bekasi Selatan. Hal ini menyebabkan tertutupnya jalur mobil dan motor yang biasanya melewati jalan tersebut. Beberapa mobil terpaksa memutar melewati jalan yang memiliki jarak tempuh lebih jauh untuk menuju ke jalan raya besar.
Lambatnya tindakan dari masyarakat membuat jalan tersebut ramai dengan beberapa kendaraan serta masyarakat yang ingin melihat keadaan jalan. Namun akhirnya beberapa warga bergotong-royong untuk menggeser pohon tersebut dari badan jalan agar tidak menghambat para pemakai jalan.



Kecelakaan Bus

        Dua mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, Semarang meninggal dunia dalam kecelakaan bus pada Minggu, 4 November 2012 di Baturaden. Keduanya adalah penumpang bus PO Raharja yang mengangkut rombongan Himpunan Mahasiswa Kedokteran Indonesia yang baru saja mengikuti seminar.
            Kecelakaan diduga akibat rem yang blong. Pertama kali bus menabrak dua sepeda motor yang kemudian menabra sebuah mobil, pohon dan baru berhenti setelah menabrak bangunan bengkel sepeda motor. Sementara, tiga korban lainnya adalah supir bus dan dua warga yang mengendarai sepeda motor.

Banjir

         Memasuki bulan November, hujan mulai turun membasahi permukaan tanah. Beberapa hari belakangan ini hujan turun hamper setiap hari di kawasan Bekasi Selatan, Jaka Setia. Hujan yang disertai angin kencang ini tidak hanya menumbangkan pohon namun juga menyebabkan banjir. Warga khawatir tanggul tidak akan mampu menahan air jika hujan tak kunjung berhenti.
            Ketakutan warga akhirnya terjadi pada 16 November 2012, hujan yang turun sepanjang hari Jum’at tersebut akhirnya membuat tanggul tidak mampu lagi menahan air. Air mulai mengalir melewati tanggul dan masuk kerumah-rumah warga. Beruntungnya, banjir hanya sampai semata kaki. Warga pun mengantisipasinya dengan memindahkan barang-barang berharga ketempat yang lebih tinggi

Sejarah Jurnalistik


Berbagai literatur tentang sejarah jurnalistik senantiasa merujuk pada “Acta Diurna” pada zaman Romawi Kuno masa pemerintahan kaisar Julius Caesar (100-44 SM).
“Acta Diurna”, yakni papan pengumuman (sejenis majalah dinding atau papan informasi sekarang), diyakini sebagai produk jurnalistik pertama; pers, media massa, atausurat kabar harian pertama di dunia. Julius Caesar pun disebut sebagai “Bapak Pers Dunia”. 
Sebenarnya, Caesar hanya meneruskan dan mengembangkan tradisi yang muncul pada permulaan berdirinya kerajaan Romawi. Saat itu, atas peritah Raja Imam Agung, segala kejadian penting dicatat pada “Annals”, yakni papan tulis yang digantungkan di serambi rumah. Catatan pada papan tulis itu merupakan pemberitahuan bagi setiap orang yang lewat dan memerlukannya. 
Saat berkuasa, Julius Caesar memerintahkan agar hasil sidang dan kegiatan para anggota senat setiap hari diumumkan pada “Acta Diurna”. Demikian pula berita tentang kejadian sehari-hari, peraturan-peraturan penting, serta apa yang perlu disampaikan dan diketahui rakyatnya. Papan pengumuman itu ditempelkan atau dipasang di pusat kotayang disebut “Forum Romanum” (Stadion Romawi) untuk diketahui oleh umum.
Berita di “Acta Diurna” kemudian disebarluaskan. Saat itulah muncul para “Diurnarii”, yakni orang-orang yang bekerja membuat catatan-catatan tentang hasil rapat senat dari papan “Acta Diurna” itu setiap hari, untuk para tuan tanah dan para hartawan.
Dari kata “Acta Diurna” inilah secara harfiah kata jurnalistik berasal yakni kata “Diurnal” dalam Bahasa Latin berarti “harian” atau “setiap hari.” Diadopsi ke dalam bahasa Prancis menjadi “Du Jour” dan bahasa Inggris “Journal” yang berarti “hari”, “catatan harian”, atau “laporan”. Dari kata “Diurnarii” muncul kata “Diurnalis” dan “Journalist” (wartawan).
Dalam sejarah Islam, seperti dikutip Kustadi Suhandang (2004), cikal bakal jurnalistik yang pertama kali di dunia adalah pada zaman Nabi Nuh. Saat banjir besar melanda kaumnya, Nabi Nuh berada di dalam kapal beserta sanak keluarga, para pengikut yang salah, dan segala macam hewan.
Untuk mengetahui apakah air bah sudah surut, Nabi Nuh mengutus seekor burung dara ke luar kapal untuk memantau keadaan air dan kemungkinan adanya makanan. Sang burung dara hanya melihat daun dan ranting pohon zaitun yang tampak muncul ke permukaan air. Ranting itu pun dipatuk dan dibawanya pulang ke kapal. Nabi Nuh pun berkesimpulan air bah sudah mulai surut. Kabar itu pun disampaikan kepada seluruh penumpang kapal.
Atas dasar fakta tersebut, Nabi Nuh dianggap sebagai pencari berita dan penyiar kabar (wartawan) pertama kali di dunia. Kapal Nabi Nuh pun disebut sebagai kantor berita pertama di dunia.

Keadaan Kepariwisataan di Indonesia dilihat dari Berbagai Segi

Sebagai warga Indonesia kita patut berbangga hati. Mengingat bahwa Indonesia merupakan salah satu Negara yang kaya akan tempat wisata.. Hal ini sendiri cukup menguntungkan bagi Negara, karena mampu menghasilkan devisa yang besar bagi Negara dan meningkatkan perekonomian Negara. Ada beberapa tempat pariwisata yang terkenal di Indonesia. Seperti Bali, Danau Toba, Pulau Komodo, Tangkuban Perahu, Pangandaran, Bunaken,dan Candi Borobudur. Tempat wisata tersebut tidak hanya menguntungkan bagi Negara. Namun juga bagi warga yang tinggal di sekitar daerah wisata tersebut. Kebanyakan warga mengambil keuntungan dengan membuka warung makan di daerah wisata tersebut dengan harga yang sedikit lebih mahal. Tidak hanya itu, warga juga menjual beberapa kerajinan tangan yang biasanya dijadikan oleh-oleh. Warga lainnya biasanya menyewakan beberapa peralatan untuk mendukung daerah pariwisata tersebut. Sebagai contoh yaitu wisata di Bali. Kebanyakan para wisatawan tertarik pada beberapa permainan pantai. Disinilah warga menawarkan jasa berupa peralatan yang nantinya akan disewakan kepada para wisatawan tersebut. Hal-hal tersebutlah yang membuat pemasukan masyarakat sekitar daerah wisata bertambah. Namun, jangan hanya memikirkan soal keuntungan yang didapat dari tempat pariwisata tersebut. Tapi cobalah perhatikan bagaimana keadaan dari daerah pariwisata itu sendiri. Beberapa hal yang berpengaruh akan keadaan kepariwisataan Indonesia dapat dilihat dari segi manajemen, jumlah turis yang datang, perawatan dan perhatian pemerintah terhadap tempat-tempat wisata tersebut.
Dilihat dari segi manajemen, Indonesia merupakan Negara dengan SDM yang cukup lemah dalam memanajemen tempat-tempat wisata di negaranya sendiri.  Hal ini disebakan karena tingginya keinginan untuk mengembangkan kepariwisataan yang tidak disesuaikan dengan anggaran yang dimiliki. Atau dengan kata lain anggaran yang dimiliki Negara tidak cukup untuk mengembangkan kepariwisataan tersebut. Manajemen yang lemah ini membuat Indonesia tidak mampu bersaing dengan negara-negara lain. Mengapa dikatakan seperti itu? Karena negara-negara tersebut mempunyai biaya besar dalam pembangunan yang bertujuan untuk meningkatkan kepariwisataan mereka. Masalah lain yang menyebabkan penurunan mutu dari kepariwisataan Indonesia tidak hanya dilihat dari segi keindahan pariwisata itu sendiri. Beberapa masalah yang terjadi di Indonesia mulai dari terorisme, gempa bumi, tsunami, dan banyak hal lainnya juga berpengaruh besar terhadap kepariwisataan. Hal ini lah yang menyebabkan berkurangnya jumlah wisatawan internasional. Dari data-data mengenai hal-hal yang terjadi di Indonesia membuat para turis berpikir dua kali untuk memilih Indonesia sebagai tempat wisata. Hal ini pun sempat berpengaruh terhadap tingkat perekonomian Negara. Menurunnya kunjungan wisatawan internasional juga menyebabkan penurunan devisa bagi Negara. Salah satu contoh yang paling diingat masyarakat adalah peristiwa bom bali. Salah satu peristiwa yang membuat angka penurunan drastis akan kunjungan turis ke Bali. Tidak hanya kunjungan wisatawan internasional namun juga wisatawan dalam negeri. Hal ini tidak hanya berpengaruh terhadap devisa Negara. Namun juga terhadap pemasukan warga di sekitar daerah wisata Bali.
Lalu bagaimana akan peran Pemerintah sendiri terhadap kepariwisataan Negara? Pemerintah sendiri sebenarnya memiliki andil besar dalam meningkatkan kepariwisataan Negara. Tidak hanya menyerahkan semua kepada Menteri Kepariwisataan begitu saja, namun Pemerintah juga harus turut mengambil tindakan dalam mengelola, memelihara serta merawat tempat-tempat wisata tersebut. Pemerintah harus mampu bekerja sama dengan organisasi-organisasi kepariwisataan. Tidak hanya dari segi biaya namun juga dari segi manajemen. Pemerintah harus melihat peluang-peluang yang dapat meningkatkan kepariwisataan Negara. Sehingga, Indonesia mampu bersaing dengan Negara lain. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah mengenai kelayakan serta keindahan tempat itu sendiri. Harus ada anggaran biaya yang dikhususkan untuk memperbaiki atau merawat tempat-tempat tersebut. Karena tidak mungkin suatu tempat dapat menarik datangnya pengunjung jika tempat itu sendiri tidak memiliki hal-hal yang layak untuk dinikmati keindahannya. Jika pemerintah sudah mampu mengelola serta memperhatikan hal-hal yang disebutkan diatas, maka sudah pasti kepariwisataan di Indonesia akan berkembang lebih pesat lagi. Tidak hanya itu, kemungkinan besar wisatawan internasional akan kembali datang mengunjungi kawasan-kawasan wisata di Indonesia sehingga devisa Negara dapat meningkat serta memperbaiki perekonomian Negara. Namun bukan berarti hanya Pemerintah yang bertanggung jawab akan kepariwisataan ini. Masyarakat juga harus mampu bekerja sama dengan pemerintah dalam menjaga kesehatan serta kebersihan lingkungan pariwisata. Dengan begitu, kedua belah pihak sama-sama mendapat keuntungan dari berkembangnya kepariwisataan di Indonesia.